Umat Muslim India dan Pakistan Protes Pernyataan Menghina Nabi Muhammad SAW

Rahman Asmardika
.
Rabu, 08 Juni 2022 | 13:27 WIB
Umat Muslim di Mumbai India dan di Karachi Pakistan memprotes pernyataan menghina Nabi Muhammad SAW dan istrinya Aisyah yang dilakukan beberapa pejabat tinggi partai nasionalis Hindu yang berkuasa di India. (Foto: Reuters)

MUMBAI, iNews.id - Umat Muslim di Mumbai India dan di Karachi Pakistan memprotes pernyataan menghina Nabi Muhammad SAW dan istrinya Aisyah yang dilakukan beberapa pejabat tinggi partai nasionalis Hindu yang berkuasa di India.

India menghadapi kemarahan diplomatik yang besar dari negara-negara berpenduduk mayoritas Islam setelah beberapa pejabat partai yang berkuasa menyampaikan pernyataan yang menghina Islam dan Nabi Muhammad SAW. Sejumlah negara Arab menuduh pernyataan itu telah menista agama Islam. Pemerintahan Modi berjuang keras mengatasi dampak ini.

“Saya tidak meminta, tetapi saya menuntut perdana menteri kami, bahwa memecat Nupur Sharma saja dari Partai Bharatiya Janata tidak cukup. Berdasarkan laporan yang disampaikan kepada polisi, ia harus didakwa sebagai teroris dan dikenai UU Keamanan Nasional NSA untuk kegiatan antinasional. Ia harus ditangkap dan dipenjara,” kata Syed Hashmi, salah seorang demonstran sebagaimana dilansir VOA Indonesia.

Setidaknya lima negara Arab telah menyampaikan protes resmi kepada India. Sementara itu, Pakistan dan Afghanistan juga bereaksi keras terhadap pernyataan yang dibuat oleh dua tokoh utama Partai Bharatiya Janata pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi.

Puluhan siswa dan ulama di sebuah pesantren melancarkan protes di Karachi, menuntut agar Pakistan menghubungi Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk menekan India agar memberhentikan Nupur Sharma, juru bicara Partai Bharatiya Janta.

Samiul Haq Swati, pemimpin partai Islam Pakistan, Jamiat Ulema-e-Islam (JUI) di tingkat lokal, mengatakan. “Merupakan tanggung jawab pejabat-pejabat Pakistan untuk mengusir Komisioner Tinggi India dan memanggil pulang Komisioner Tinggi kita dari India. Pemerintah harus memboikot India secara ekonomi dan diplomatik. India seharusnya diisolasi dari dunia untuk membuatnya sadar bahwa menghina nabi kami merupakan kejahatan keji. Pernyataan ini memicu sentimen warga Muslim di seluruh dunia. Hati kami pedih.”

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini