Kericuhan di Perkebunan Kelapa Sawit, Walhi Kalbar Minta Penembakan Warga Diusut

Antara
.
Selasa, 31 Mei 2022 | 10:39 WIB
Anggota Brimob Polda Kalbar mengamankan sejumlah warga dalam kericuhan yang terjadi Sabtu (28/5/2022). (Foto: tangkapan layar)

PONTIANAK, iNews.id - Insiden warga terkena tembakan polisi saat kericuhan di perkebunan kelapa sawit Desa Segar Wangi, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang memantik reaksi dari publik. 

Walhi Kalimantan Barat (Kalbar)  meminta pengusutan kasus tersebut. Selain ituy Walhi Kalbar juga mengecam insiden itu. 

"Kami mengecam tindak kekerasan yang dialami warga tersebut. Kami meminta pihak terkait seperti Kapolri dan lembaga negara lainnya, Komnas HAM maupun Ombudsman RI dapat melakukan langkah segera sesuai kewenangan masing-masing untuk pengungkapan kasus ini," ujar Kepala Divisi Kajian dan Kampanye Walhi Kalbar Hendrikus Adam di Pontianak, Senin (30/5/2022). 

Hendrikus mengatakan, insiden yang berujung pada penembakan warga oleh anggota Brimob di lokasi sebagai tindakan yang tidak bisa dibenarkan. Menurutnya, pendekatan keamanan yang dilakukan perusahaan di lokasi perkebunan telah menjadi ancaman dan berpotensi merengut hak hidup maupun hak rasa aman warga. 

"Kami meminta agar Polda Kalbar dapat memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik atas tindak pengamanan perusahaan sawit oleh personel Brimob," ujarnya.

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini